Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang profesor di Universitas Islam Internasional Malaysia (International Islamic University Malaysia/IIUM) dipecat buntut pernyataan-pernyataan kontroversialnya mengenai sejarah Melayu.
South China Morning Post (SCMP) melaporkan Solehah Yaacob, profesor linguistik di IIUM, dipecat universitas setelah sejumlah pernyataannya viral dan menuai kontroversi di kalangan akademisi.
Salah satu pernyataan Solehah yakni bahwa orang Melayu kuno bisa terbang dan mengajarkan kungfu terbang kepada orang China.
"Dia bukan lagi profesor dan tidak berhak mengeklaim hubungan apa pun dengan universitas," demikian pernyataan IIUM.
"IIUM berharap klarifikasi ini akan membantu menghindari kesalahpahaman dan menjunjung tinggi integritas serta kedudukan akademik universitas," lanjut IIUM.
Solehah memicu kontroversi ketika ia tahun lalu mengeklaim bahwa orang Melayu kuno bisa terbang dan mengajarkan seni kung fu terbang kepada orang China.
Solehah telah merespons pemecatannya dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Industrial Malaysia. Ia menuduh universitas telah melakukan tindakan tak profesional.
"Saya dipecat dalam waktu 24 jam setelah dianugerahi penghargaan Malaysia Research Assessment oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan tidak diizinkan mengajukan banding. IIUM ingin membayar saya setara dengan enam bulan gaji tapi saya menolak," ucapnya.
Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang Baca artikel CNN Indonesia "Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang"